Jagad maya baru-baru ini dihebohkan dengan aplikasi Nikahsirri.com. Menurut pimpinan pusat Muslimat NU, Khofifah Indarparawansa, situs nikahsirri.com berpotensi dijadikan prostitusi terselubung berkedok agama.
Ia menganggap nikah sirri tidak layak dijadikan komoditas. Apalagi dalam aplikasi tersebut terang terangan ada lelang keperawanan.
Nikahsirri.com dikecam wanita yang juga menjabat sebagai menteri sosial itu lantaran seakan-akan melegalkan pernikahan sirri. Padahal nikah sirri tidak tercatat di KUA dan itu melanggar UU no. 1 tahun 1974 tentang perkawinan.
Selain itu dalam nikah siri ada potensi perbuatan-perbuatan melawan hukum seperti melegalkan perzinahan, selingkuh, hingga poligami.
Nikah siri, lanjut Khofifah, meletakkan perempuan dalam posisi yang sangat lemah. Perempuan yang dinikahi secara siri rentan mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan pelecehan seksual.
Khofifah mengaku heran dengan kehadiran laman tersebut. Di laman beranda disebutkan bahwa program nikah siri bisa membuat sebuah keluarga miskin mendapatkan pemasukan finansial yang cukup besar untuk modal usaha.
Modal tersebut, seperti ditulis dalam laman itu, dianggap akan menciptakan banyak pengusaha UMKM yang baru, yang tidak hanya membuka lowongan pekerjaan, tapi juga mempercepat roda perekonomian nasional.
"Menikah bukan untuk mencari keuntungan, apalagi di situs tersebut ditulis bahwa nikah siri dan lelang keperawanan adalah dimaksudkan untuk mengentaskan kemiskinan. Nikah itu untuk mencari ketenangan dan ketenteraman," tegas Khofifah.
Khofifah mengungkapkan, pelacuran selain merendahkan martabat kaum perempuan lantaran secara seksual dieksploitasi juga akan menimbulkan rentetan permasalahan lain yang juga cukup pelik. Mulai dari perdagangan manusia, penyakit kelamin, HIV/AIDS, perceraian, anak terlantar, dan lain sebagainya.
"Hal itu tidak menjadikan Indonesia sejahtera. Sebaliknya semakin membuat kehidupan masyarakat Indonesia porak-poranda," ujarnya.
Khofifah juga langsung kordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menindak tegas pemilik laman tersebut setelah mendengar hasil investigasi Polri. Khofifah berharap Menkominfo Rudiantara segera memblokir laman nikahsirri.com dan aplikasi android yang bisa diunduh secara gratis di Google Play Store.
"Saya mengajak masyarakat untuk menjaga akhlak dan karakter bangsa, hal seperti ini jika tidak segera ditindaklanjuti maka moral dan karakter bangsa ini akan semakin terdegradasi," imbuhnya.
Ia menganggap nikah sirri tidak layak dijadikan komoditas. Apalagi dalam aplikasi tersebut terang terangan ada lelang keperawanan.
Nikahsirri.com dikecam wanita yang juga menjabat sebagai menteri sosial itu lantaran seakan-akan melegalkan pernikahan sirri. Padahal nikah sirri tidak tercatat di KUA dan itu melanggar UU no. 1 tahun 1974 tentang perkawinan.
Selain itu dalam nikah siri ada potensi perbuatan-perbuatan melawan hukum seperti melegalkan perzinahan, selingkuh, hingga poligami.
Nikah siri, lanjut Khofifah, meletakkan perempuan dalam posisi yang sangat lemah. Perempuan yang dinikahi secara siri rentan mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan pelecehan seksual.
Khofifah mengaku heran dengan kehadiran laman tersebut. Di laman beranda disebutkan bahwa program nikah siri bisa membuat sebuah keluarga miskin mendapatkan pemasukan finansial yang cukup besar untuk modal usaha.
Modal tersebut, seperti ditulis dalam laman itu, dianggap akan menciptakan banyak pengusaha UMKM yang baru, yang tidak hanya membuka lowongan pekerjaan, tapi juga mempercepat roda perekonomian nasional.
"Menikah bukan untuk mencari keuntungan, apalagi di situs tersebut ditulis bahwa nikah siri dan lelang keperawanan adalah dimaksudkan untuk mengentaskan kemiskinan. Nikah itu untuk mencari ketenangan dan ketenteraman," tegas Khofifah.
Khofifah mengungkapkan, pelacuran selain merendahkan martabat kaum perempuan lantaran secara seksual dieksploitasi juga akan menimbulkan rentetan permasalahan lain yang juga cukup pelik. Mulai dari perdagangan manusia, penyakit kelamin, HIV/AIDS, perceraian, anak terlantar, dan lain sebagainya.
"Hal itu tidak menjadikan Indonesia sejahtera. Sebaliknya semakin membuat kehidupan masyarakat Indonesia porak-poranda," ujarnya.
Khofifah juga langsung kordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menindak tegas pemilik laman tersebut setelah mendengar hasil investigasi Polri. Khofifah berharap Menkominfo Rudiantara segera memblokir laman nikahsirri.com dan aplikasi android yang bisa diunduh secara gratis di Google Play Store.
"Saya mengajak masyarakat untuk menjaga akhlak dan karakter bangsa, hal seperti ini jika tidak segera ditindaklanjuti maka moral dan karakter bangsa ini akan semakin terdegradasi," imbuhnya.
(mediaindonesia)
Berpotensi Jadikan Prostitusi Terselubung, Nikahsirri.com Dikecam
Reviewed by Erhaje88 Blog
on
September 24, 2017
Rating:
Reviewed by Erhaje88 Blog
on
September 24, 2017
Rating:





No comments:
Erhaje88 tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE